Pedagang Pasar Banjaran Menolak Program Revitalisasi, Jamparing Institut: Pemerintah Harus Bijak Melihat Warga

- 26 Maret 2023, 20:33 WIB
Dadang Risdal Aziz Direktur Jamparing Institut pemerhati kebijakan pemerintah saat menghadiri audensi yang digelar DPRD kabupaten Bandung.
Dadang Risdal Aziz Direktur Jamparing Institut pemerhati kebijakan pemerintah saat menghadiri audensi yang digelar DPRD kabupaten Bandung. /Rustandi/Jurnal Soreang

JURNAL SOREANG - Program Revitalisasi pasar Banjaran, kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung masih menjadi pro kontra.

Warga pedagang pasar menolak program revitalisasi karena membebani masyarakat, apalagi kondisi ekonomi masih belum normal.

Program revitalisasi sudah digulirkan pemerintah Kabupaten Bandung, bahkan pihak ketiga sebagai pelaksana sudah ada.

Baca Juga: Amalan Perlancar Rezeki yang Mudah Diamalkan Menurut Mbah Moen, Ternyata Hanya Baca Surat Pendek ini

Namun, sebagian besar warga pasar menolak program tersebut karena dinilai sangat membebani masyarkat.

Selain kondisi ekonomi masih belum stabil akibat wabah Covid 19, pedagang juga beranggapan pihak ketiga dan pemerintah tidak merespon aspirasi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Dadang Risdal Aziz direktur Jamparing institut pemerhati kebijakan pemerintah mengatakan, pemerintah harus bijak atas kondisi masyarakat pasar saat ini.

Baca Juga: Ormas Dilarang Sweeping Tempat Hiburan Malam Saat Ramadhan, Ini Alasannya

"Seharusnya, sebelum memutuskan dan melakukan proses. Pemerintah melalui dinas terkait, menampung aspirasi seluruh pedagang pasar," kata Dadang Risdal Aziz kepada Jurnal Soreang, Minggu 26 Maret 2023.

Halaman:

Editor: Rustandi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah