Waspada, Ternyata Anak Perempuan Lebih Rentan Terkena Depresi Saat Pandemi

- 18 Oktober 2020, 05:13 WIB
Ilustrasi Stress /pakutaso.com

 

JURNAL SOREANG- Adanya pandemi Covid-19 sejak awal Maret lalu telah mengubah semua sendi kehidupan manusia. Bukan hanya dunia kesehatan maupun ekonomi yang terdampak, namun juga pendidikan, sosial kemasyarakatan sampai politik.

Tentu saja pandemi ini sangat berpengaruh kepada kejiwaan seseorang yakni orang mudah terkena stres. Kemampuan seseorang dalam mengendalikan stres tentu saja berbeda-beda.

Namun ternyata anak perempuan yang berusia kurang dari 18 tahun lebih rentan mengalami depresi selama masa pandemi Covid-19 dibandingkan anak laki-laki. Hal ini menurut temuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak (Kemen PPA) melalui survei Survei Ada Apa Dengan Covid-19 (AADC-19) jilid 2 tahun 2020.

Baca Juga: Pandemi Tak Halangi Kampus Ini Adakan Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru

Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Pengasuhan, Keluarga, dan Lingkungan Pendidikan, Kemen PPA, Rohika Kurniadi, persentase anak perempuan dengan gejala depresi ini sebanyak 14 persen, sementara anak laki-laki sekitar 10 persen. “Ini menjadi catatan tersendiri bagi kami,” katanya seperti disitat kantor berita Antara, Minggu, 18 Oktober 2020.

Gejala emosi yang sering dialami antara lain merasa tertekan (26 persen), mudah marah (38 persen), sering menangis (20 persen) dan merasa sedih (42 persen). Sementara gejala kognitif yang paling banyak dirasakan yakni menyalahkan diri sendiri (42 persen) dan tidak bisa berkonsentrasi dengan baik (31 persen).

Hasil survei yang bekerja sama dengan 150 forum anak di seluruh kabupaten di Indonesia dan 1.500 forum anak tingkat kecamatan itu juga menunjukkan anak merasa gagal (25 persen), merasa dirinya tidak berharga (11 persen) dan pesimistis terhadap masa depan (9 persen).

Baca Juga: KPU Kabupaten Bandung, Targetkan Jumlah Pemilih Hingga 77,5 Persen

Halaman:

Editor: Sarnapi

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X