Waspada! Bedakan Antara Sedih Biasa dengan Depresi, Berikut Hal yang Jarang Disadari Penderitanya

- 29 September 2022, 18:09 WIB
Ilustrasi Waspada! Bedakan Antara Sedih Biasa dengan Depresi, Berikut Hal yang Jarang Disadari Penderitanya
Ilustrasi Waspada! Bedakan Antara Sedih Biasa dengan Depresi, Berikut Hal yang Jarang Disadari Penderitanya /Pexels

JURNAL SOREANG - Sebagian besar orang di dunia ini mengalami yang namanya Depresi, baik disadari maupun tanpa disadari.

Namun, banyak orang yang menganggap rasa sedih yang muncul dalam dirinya hanya sedih biasa, meskipun terasa ada yang tidak beres dan merujuk pada gangguan mental yaitu Depresi.

Rasa sedih yang muncul secara berlebihan dan tanpa sebab, bisa jadi merupakan gejala Depresi yang tidak disadari.

Baca Juga: 5 Efek Umum Akibat Depresi Pada Fisik dan Psikis, Termasuk untuk Hubungan Intim

Dikutip JurnalSoreang.Pikiran-rakyat.com dari laman medicalnewstoday.com yang diunggah 22 Januari 2019, berikut perbedaan antara rasa sedih biasa dan Depresi:

1. Rasa Sedih

Rasa sedih merupakan emosi yang bisa dirasakan oleh manusia normal, dan akan dialami oleh semua orang saat mereka merasa tertekan dan ingin menangis.

Perjalanan hidup yang selalu memperlihatkan kejutan dan ujian, terkadang bisa membuat orang merasa sedih karena beberapa alasan seperti misalnya beberapa rencana yang tak berjalan dengan semestinya atau semacamnya.

Baca Juga: 7 Cara Atasi Trauma, Stres, Depresi, Agar Hubungan Intim Normal Kembali, Para Ahli Serius Tangani Hal Ini

Kehilangan orang yang dicintai, perceraian, kehilangan pekerjaan atau pendapatan, masalah keuangan, atau masalah di rumah, semuanya dapat memengaruhi suasana hati seseorang secara negatif.

Gagal ujian, tidak mendapatkan pekerjaan, atau mengalami kejadian mengecewakan lainnya juga bisa memicu kesedihan itu muncul pada tiap orang.

Akan tetapi, seseorang yang merasa sedih biasanya akan merasa lega setelah ia menangis, melampiaskan atau mengungkapkan kekecewaannya.

Baca Juga: Pemicu Depresi Ternyata Mempengaruhi Kehidupan Hubungan Intim, Ini Penjelasan Menurut Medis

Rasa sedih tersebut biasanya kan berlalu begitu saja, seiring erjalannya waktu.

Tapi, jika rasa sedih tersebut terus berlarut-larut an mengganggu fungsi normal lainnya, kamu wajib waspada.

Bisa saja itu menjadi salah satu tanda Depresi yang muncul, tanpa kamu sadari.

Baca Juga: Simak! Anxiety Disorder: Gangguan Kecemasan yang Berlebih, Akibat dan Jenisnya

Apabila rasa sedih dan mood yang buruk terjadi selama dua minggu, maka segera hubungi ahli.

2. Depresi

Depresi merupakan sebuah gangguan mental yang memberi efek kuat pada banyak bagian kehidupan seseorang yang mengalaminya.

Depresi bisa dialami oleh orang-orang dari segala kalangan, baik yang muda atau tua, laki-laki atau perempuan.

Depresi juga akan mengubah perilaku dan sikap dari seseorang, perubahan drastis yang muncul bahkan akan disadari lingkungan sekitarnya meskipun sang pengidap tidak menyadari hal tersebut.

Baca Juga: Penting! Bipolar Disorder: Sangat Bahagia dan Sedih dalam Waktu Singkat, Perhatikan Gejalanya

Berikut adalah gejala dari Depresi:

- Merasa putus asa
- Merasa sedih
- Keputusasaan
- Kurangnya motivasi
- hilangnya minat pada aktivitas yang pernah disukai.

Dalam beberapa kasus berat, orang yang mengidap gangguan mental seperti Depresi mungkin berpikir untuk mengakhiri hidupnya sendiri.

Mereka mungkin tidak lagi merasa ingin menghabiskan waktu bersama dengan keluarga, teman atau kerabat, mungkin saja ingin berhenti mengejar hobi mereka atau merasa tidak dapat menghadiri pekerjaan atau sekolah.

Segera hubungi dokter atau ahli, apabila kamu merasakan kesedihan yang amat sangat lebih dari dua minggu, atau rasa sedih tersebut sudah mengganggu keseharian.

Semoga bermanfaat!***

Editor: Suci Anjani Sukmadewi

Sumber: medicalnewstoday.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah