DPR RI Minta Pemerintah Buat Kebijakan Khusus untuk Anak Yatim Piatu karena Dampak Covid-19

- 4 Agustus 2021, 14:35 WIB
Wakil Ketua Komiis VIII DPR RI, Diah Pitaloka (kedua dari kiri) dan Bupati Sragen, Kusnidar Untung Yuni Sukowati (kerudung dan baju biru) bersama Vino, Rahmad, dan Lim anak yatim piatu karena COVID-19 yang mendapatkan bantuan dari Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Wakil Ketua Komiis VIII DPR RI, Diah Pitaloka (kedua dari kiri) dan Bupati Sragen, Kusnidar Untung Yuni Sukowati (kerudung dan baju biru) bersama Vino, Rahmad, dan Lim anak yatim piatu karena COVID-19 yang mendapatkan bantuan dari Ketua DPR RI, Puan Maharani. /Jurnal Soreang/DPR.go.id

JURNAL SOREANG - Alviano Dafa Raharja, anak berusia 8 tahun yang akrab disapa Vino dan baru saja kehilangan kedua orang tuanya lantaran terpapar COVID-19 ini, mendapat bantuan dari Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Sebagaimana diketahui, Vino merupakan salah satu anak yang harus menjalani isolasi mandiri sendirian di dalam rumahnya di Kutai Barat, Kalimantan Timur, usai kedua orang tuanya meninggal.

Kini, murid kelas 3 SD itu dalam kondisi sehat dan dibawa pulang oleh kakeknya ke kampung halaman orangtuanya di Sragen, Jawa Tengah.

Baca Juga: Anggota DPR: Jadi Sorotan BPK Malah Dirut PT Pupuk Indonesia Dapat Penghargaan Best CEO Award Employees

Bantuan Puan untuk Vino diserahkan melalui Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka dan disaksikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Tidak hanya untuk Vino seorang, bantuan Puan juga diberikan kepada Rahmad Dian Agasta dan Heenglay Onglay (Lim), dua anak Sragen yang bernasib sama dengan Vino.

"Kami diutus oleh Ibu Puan Maharani untuk menyerahkan langsung bantuan ini kepada Vino, Rahmad, dan Lim," kata Diah, sebagaimana dikutip dari dpr.go.id yang diunggah pada Selasa, 3 Agustus 2021.

Bantuan dari Puan untuk Vino, Rahmad, dan Lim ini berupa biaya pendidikan dan peralatan sekolah, seperti sepatu, tas, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Fraksi PKS DPR Minta Alihkan Anggarann Subsidi Pupuk untuk Subsidi Harga Makanan Pokok

"Ibu Puan menitip pesan bahwa sebagai seorang ibu, beliau bisa merasakan apa yang Vino dan kawan-kawan rasakan. Ibu Puan juga berpesan agar Vino tetap terus semangat belajar untuk mengejar cita-cita," tutur Diah.

Diah, yang memimpin Komisi Sosial dan Perlindungan Anak di DPR ini juga menyampaikan pesan Puan kepada pemangku kebijakan setempat bahwa negara harus hadir menjawab segala kebutuhan anak-anak yang yatim piatu karena COVID-19.

"Tentang anak-anak yang menjadi yatim piatu karena orang tuanya meninggal karena COVID-19 ini menjadi perhatian dari Ibu Puan. Kami berharap ada kebijakan khusus mengenai hal ini, baik dari pemerintah pusat melalui kementerian atau pemerintah daerah," tegas Diah.

Kebijakan tersebut, lanjutnya, bisa berupa beasiswa melalui KIP dan sejenisnya agar masa depan mereka terjamin.

Baca Juga: Ini Kabar Terbaru Artis dan Anggota DPR, Desy Ratnasari, yang Bicara Kewirausahaan

Sementara itu, Bupati Sragen, Kusdinar Yuni menyatakan siap memfasilitasi pendidikan untuk anak-anak yang bernasib seperti Vino, sebagaimana yang dipesankan Puan.

"Tentu akan kita fasilitasi pendidikannya. SD, SMP, SMA, apalagi pendidikan dasar gratis. Hanya kalau perlu biaya buku bisa kita bantu, apalagi kalau anaknya pintar bisa mendapatkan beasiswa sampai kuliah," kata Bupati Yuni.

Di sisi lain, Yatin (58), kakek Vino mengaku bersyukur cucunya sehat dan disayang banyak orang, termasuk Puan. "Terima kasih untuk Ibu Puan Maharani yang memberi perhatian kepada Vino, untuk masa depan cucu saya," ungkap Yatin.

Vino, Rahmad, dan Lim tampak senang mendapat hadiah dan bantuan yang diberikan Puan. Bahkan mereka sempat mengutarakan cita-cita mereka untuk disampaikan kepada Puan. Vino dan Rahmad mengatakan ingin jadi tentara, sedangkan Lim ingin jadi masinis.***

Editor: Rustandi

Sumber: dpr.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah