Jangan Sepelekan Sariawan, Jika Lebih dari Sebulan Bisa Jadi Itu Pertanda Kanker Mulut

- 14 November 2020, 19:41 WIB
Ilustrasi Sariawan
Ilustrasi Sariawan /Antara

JURNAL SOREANG - Jika merasakan sariawan lebih dari sebulan, sebaiknya kita segera periksa ke dokter. Sebab bisa jadi itu pertanda kanker mulut.

"Secara umum Anda harus bisa membedakan sariawan biasa dengan kanker, yaitu waktu penyembuhan sariawan, tingkat sariawan, lokasi, meraba sekitar luka sariawan serta melihat perubahan warna adakah bercak putih dan merah di rongga mulut," kata dokter spesialis penyakit mulut di RS Mitra Keluarga, Bintaro, Rusmawati, Sabtu, 14 November 2020.

Menurutnya, selain sariawan lebih dari sebulan, gejala kanker mulut juga ditandai adaya rasa sakit di rongga mulut yang tidak sembuh, pembengkakan pada dagu akibat kelenjar limfa submandibular membengkak.

Baca Juga: Soal Libur Panjang Bulan Desember 2020, Ini Kata Doni Monardo

Tanda lainnya, seperti dilansirkan Antara, rasa ganjal di tenggorokan yang tidak hilang, kesulitan mengunyah dan menelan, gigi goyang atau tanggal di sekitar tumor, muncul benjolan pada leher, penurunan berat badan dan bau mulut.

Laman Mayo Clinic mencatat, kanker mulut terbentuk ketika sel-sel di bibir atau di mulut mengalami perubahan (mutasi) pada DNA.

Sel kanker mulut abnormal yang terkumpul dapat membentuk tumor dan seiring waktu dapat menyebar ke dalam mulut dan ke area lain di kepala dan leher atau bagian tubuh lainnya.

Baca Juga: Usai Kampanye Donald Trump, Banyak Anggota Dinas Rahasia Terinfeksi Covid-19

Ada sederet faktor yang bisa meningkatkan risiko orang terkena kanker mulut meliputi kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, bibir terpapar sinar matahari yang berlebihan, virus menular seksual yang disebut human papillomavirus (HPV) dan sistem kekebalan yang melemah.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan, kasus kanker mulut sekitar 5,6 persen dari total kasus kanker pada tahun ini diperkirakan akan meningkat 21,5 persen akibat kurangnya deteksi dini dan gejala yang kerap diabaikan.

Dari sisi pencegahan, belum ada cara yang terbukti ampuh untuk mencegah kanker mulut. Namun, Anda dapat mengurangi risiko kanker mulut yakni berhenti merokok, konsumsi minumlah beralkohol, hindari paparan sinar matahari yang berlebihan ke bibir Anda.

Baca Juga: Anak-anak Iblis Ini Punya Tugas Masing-masing dalam Menjerumuskan Manusia ke Neraka

Selain itu, lindungi kulit bibir Anda dari sinar matahari dengan tetap berada di tempat teduh jika memungkinkan. Anda bisa mengenakan topi bertepi lebar untuk menaungi seluruh wajah Anda, termasuk mulut Anda. Oleskan produk bibir tabir surya sebagai bagian dari rutinitas perlindungan matahari Anda.

Anda juga perlu memeriksakan diri ke dokter gigi secara teratur untuk mendapatkan pemeriksaan gigi rutin, sekaligus meminta dokter memeriksa seluruh mulut Anda untuk mencari area abnormal yang mungkin mengindikasikan kanker mulut atau perubahan prakanker.***

Editor: Sam

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah