Gelar Simulasi SINAR, Kapolresta Bandung: Pemilik SIM Harus Lulus Tes Kesehatan dan Miliki Keahlian

- 13 April 2021, 18:58 WIB
Kapolresta Bandung didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, Paryono saat melepas petugas PT Pos dan Gojek pengirim produk berupa SIM dalam simulasi SIM Drive Thru di Halaman Satlantas Polresta Bandung, Selasa 13 April 2021
Kapolresta Bandung didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, Paryono saat melepas petugas PT Pos dan Gojek pengirim produk berupa SIM dalam simulasi SIM Drive Thru di Halaman Satlantas Polresta Bandung, Selasa 13 April 2021 /Jurnal Soreang/Yusup Supriatna

JURNAL SOREANG - Satlantas Polresta Bandung menggelar kegiatan launching pembuatan SIM melalui online dengan menggunakan Aplikasi SIM Nasional Presisi (SINAR)

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Hendra Kurniawan mengatakan, kegiatan hari ini merupakan kegiatan lanjutan dari launching aplikasi SINAR.

"Hari ini Kapolri akan launching pembuatan SIM secara online dengan menggunakan Aplikasi SINAR," ungkap Kapolresta dalam keterangannya kepada wartawan di Mapolresta Bandung, Selasa 13 April 2021.

Baca Juga: Kreasi Camilan Bakso Aci Versi Shanty Denny yang Cocok Disajikan Ketika Berbuka Puasa Ramadhan

Baca Juga: Arie Kriting Skakmat Wartawan: Tolong Kasih Informasi Yang Berguna, Situasi NTT Lagi Memprihatinkan

Menurut Kapolresta, nantinya pemohon tidak harus datang ke Mapolresta untuk pembuatan atau perpanjangan SIM.

Dengan sistem online ini kata Kapolresta, bertujuan untuk menghindari pertemuan dan mencegah kerumunan.

Nantinya, kepolisian juga akan bekerja sama dengan PT Pos maupun Gojek untuk mengirim produk berupa SIM ini ke alamat. 

"Tadi sudah disimulasikan, petugas Gojek mengambil dari SIM Corner ini, kemudian diantar ke alamat SIM yang sesuai tertera di situ," papar Kapolresta.

Kapolresta menjelaskan, program ini untuk perpanjangan SIM. Tujuannya adalah untuk menghindari pertemuan secara langsung antara masyarakat dan Kepolisian.

Baca Juga: Prediksi Line Up dan Skor Bayern Munchen vs PSG, Leg Ke-2 Quarter Final Liga Champions 2021

Baca Juga: Sebut Hasil OTT Tak Seperti yang Diharapkan, Luhut Minta KPK Tidak Menjadi Alat Politik

Tetapi lanjut Kapolresta, persyaratannya juga pada saat perpanjangan itu harus dipastikan yang bersangkutan telah lulus seleksi kesehatannya.

"Karena menurut saya SIM itu harus skillfull, harus punya keahlian. Kalau misalnya ada kecacatan pada tubuh pemohon yang dialami baru-baru ini, misalnya tuna netra, tidak mungkin untuk mengendarai mobil walaupun sebelumnya sudah punya SIM," jelas Kapolresta.

"Jadi SIM ini ke depannya, akan menghindari atau mengurangi tatap muka dengan masyarakat ataupun konsumen secara langsung," imbuh Kapolresta Bandung.***

Editor: Rustandi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah