Antisipasi Penambahan Kasus Positif Covid-19 Selama Libur Paskah, Polresta Bandung Lakukan Ini di Pintu Tol

1 April 2021, 21:36 WIB
Satlantas Polresta Bandung bersama tim Gabungan saat melaksanakan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Swab Antigen di Exit Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung. Kamis 1 April 2021./Yusup Supriatna/Humas Polresta Bandung/ /

JURNAL SOREANG-Polresta Bandung secara berkelanjutan melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Bandung.

Apalagi menjelang libur panjang Hari Paskah 2021 yang jatuh pada hari esok, Jumat 2 April 2021.Guna mengantisipasi penyebaran Cov-19, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandung kembali melakukan penyekatan di Exit Tol Soroja dan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis1 April 2021.

Kegiatan penyekatan ini dibenarkan Kapolresta Bandung Kombes Pol. Hendra Kurniawan melalui Kasat Lantas Polresta Bandung Kompol Rd. Erik Bangun Prakasa.

Sasaran Satlantas di lapangan pada giat kali ini adalah kendaraan yang berasal dari luar Kabupaten Bandung dan Kota Bandung."Yang kami incar adalah kendaraan pribadi yang dari luar Kota Bandung maupun Kabupaten Bandung," ungkap Erik, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Jurnal Soreang, Kamis 1 April 2021.

Selain itu, tambahnya, masyarakat yang akan berlibur ke objek wisata di wilayah Kabupaten Bandung diwajibkan menunjukan hasil swab antigen."Besok kan sudah mulai masuk libur panjang hari Paskah, masyarakat yang akan wisata ke Kabupaten Bandung harus bisa menunjukkan hasil swab rapid antigennya," lanjut Erik.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Tingkatkan Keamanan Gereja Katedral Jakarta Menjelang Hari Paskah 2021

Baca Juga: Darurat Terorisme! Antisipasi Ancaman Teror Jelang Paskah, Polda Metro Jaya Terjunkan Personel Pengamanan

Tetapi, apabila ada masyarakat yang tetap memaksa untuk berwisata namun tidak dapat menunjukkan hasil swab rapid antigen, maka pihaknya mengarahkan mereka untuk menjalani swab antigen secara cuma-cuma di pos penyekatan.

"Mereka harus bersedia untuk dilakukan swab antigen gratis yang telah disediakan oleh Dinas Kesehatan, Kabupaten Bandung," tegas Erik.

Apabila tidak bisa menunjukkan hasil swab rapid antigen dan juga tidak bersedia menjalani swab antigen di tempat, petugas di lapangan akan mengambil sikap tegas dengan memutarbalikkan kendaraan tersebut."Tadi saja sudah ada 125 kendaraan yang diputarbalikkan karena tidak bisa menunjukan hasil swab," tambahnya.

Baca Juga: Tingkatkan Kewaspadaan, Pengamanan Hari Paskah, Polda Sumut Turunkan 14 Ribu Personel

Baca Juga: Jangan Nekat, Ini Sanksi bagi ASN yang Pergi Keluar Kota saat Libur Isra Miraj dan Hari Raya Nyepi

Berdasarkan hasil swab antigen di tempat, beber Erik, dari 180 orang yang menjalaninya, semua hasil menunjukkan non reaktif.

Lebih lanjut ia mengimbau kepada seluruh masyarakat, selama PPKM Mikro dan libur panjang Hari Paskah untuk tidak bepergian."Kami imbau selama PPKM Mikro dan libur panjang lebih baik di rumah saja," harapnya.

Kalaupun memang memaksa, masyarakat harus disiplin menerapkan prokes 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. ***

Editor: Sarnapi

Tags

Terkini

Terpopuler