Mendikbudristek Lantik Suharti Sebagai Sekjen, Nadiem: Kita Alami Tiga Hal Besar

- 27 Agustus 2021, 06:58 WIB
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim melantik delapan pejabat tinggi madya, pratama, dan fungsional di lingkungan Kemendikbudristek dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat secara luring dan daring.
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim melantik delapan pejabat tinggi madya, pratama, dan fungsional di lingkungan Kemendikbudristek dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat secara luring dan daring. /Kemendikbudristek/

JURNAL SOREANG- Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim melantik delapan pejabat tinggi madya, pratama, dan fungsional di lingkungan Kemendikbudristek dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat secara luring dan daring.

“Saya percaya Saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” kata Mendikbudristek saat melantik para pejabat di Plaza Insan Berprestasi, Kantor Kemendikbudristek, Senayan, Jakarta, Selasa lalu 24 Agustus 2021.

 Menteri Nadiem mengungkapkan  selama dua tahun terakhir, Kemendikbudristek mengalami tiga dinamika yang cukup luar biasa. Dinamika yang pertama adalah dua kali perubahan organisasi, yakni pada tahun 2019 dengan bergabungnya kembali unsur Pendidikan Tinggi.

Baca Juga: Nadiem Makarim: Usia 76 Tahun RI dengan Penguatan Inovasi dan Kreasi Pendidikan

Kemudian, pada tahun 2021 dengan bergabungnya unsur Riset dan Teknologi. Selain itu, dinamika besar ketiga adalah terjadinya pandemi Covid-19 yang berdampak pada dunia pendidikan dan kebudayaan.

"Oleh karena itu, kita perlu meningkatkan kinerja dan menguatkan kolaborasi guna menghadirkan layanan yang terbaik di bidang pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi," ungkap Nadiem.

Mendikbudristek melantik Suharti sebagai Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek menggantikan Ainun Na’im. Sebelumnya, Suharti menjabat sebagai Deputi Gubernur bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2019-2021.

Baca Juga: Kemendikbud Ristek Nadiem Makarim Berikan Bantuan UKT Rp2,4 Juta Bagi Mahasiswa, Begini Cara Dapatnya

Alumni program doktor Australian National University ini juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2015-2019.

Ia juga merupakan lulusan terbaik dengan prestasi istimewa dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan VI Tahun 2019.

Selain itu, Menteri Nadiem juga melantik Irini Dewi Wanti sebagai Direktur Pelindungan Kebudayaan di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan. Sebelumnya, Irini Dewi menjabat sebagai Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh.

Baca Juga: Nadiem Makarim: Kolaborasi dan Gotong Royong Sangat Dibutuhkan dalam Pengembangan Pendidikan

Kepada Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama, Mendikbudristek berharap agar para pejabat yang baru dilantik mampu merefleksikan visi, misi, serta nilai-nilai budaya kerja Kemendikbudristek dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

"Bentuklah komunikasi yang terbuka untuk mendorong semangat kolaborasi dan inovasi seluruh pegawai di lingkungan Kemendikbudristek," pesannya.

Kemudian, Mendikbudristek juga melantik Ojat Darojat sebagai Rektor Universitas Terbuka periode 2021–2025, Ridha Ajam sebagai Rektor Universitas Khairun periode 2021–2025, Beatus Tambaip sebagai Rektor Universitas Musamus periode 2021–2025, dan I Nyoman Gde Antara sebagai Rektor Universitas Udayana periode 2021–2025.

Baca Juga: Pemerintah Anggarkan Rp2,4 Triliun untuk Laptop, Tak Sebut Merk Merah Putih, Nadiem: Pakai Produk Dalam Negeri

Nadiem juga melantik Ahmad Nuriyanis sebagai Direktur Politeknik Maritim Negeri Indonesia periode 2021–2025.
Kepada para Rektor Unversitas dan Direktur Politeknik, Nadiem berharap agar para pimpinan perguruan tinggi ini dapat menjadi duta Merdeka Belajar Kampus Mereka yang akan memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk berinovasi.

"Pastikan bahwa perguruan tinggi yang Saudara pimpin akan menghasilkan para calon profesional yang cerdas berkarakter," imbaunya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Nadiem juga melantik Abi Sujak sebagai Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Utama pada Pusat Data dan Informasi Pendidikan.

Baca Juga: Meski Covid Sedang Naik, tapi Nadiem Minta PTM Terbatas Tetap Berjalan, Stop Bila Daerah Ketatkan PPKM Mikro

"Kami nantikan gagasan dan inovasi di bidang teknologi pembelajaran untuk menjawab tantangan pendidikan di masa depan yang canggih dan mencerdaskan," ujarnya.***

Editor: Sarnapi

Sumber: Kemendikbudristek


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x