IPB Buat Kandang Ayam Modern, Ini Kelebihannya

- 10 Juni 2021, 19:04 WIB
Dosen dan mahasiswa IPB University memperlihatkan ayam hasil kandang modern
Dosen dan mahasiswa IPB University memperlihatkan ayam hasil kandang modern /Kemendikbud/

JURNAL SOREANG- Kandang Modern (Modern Closed House) merupakan salah satu teaching factory dari Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB) yang menjadi implementasi kebijakan Kampus Merdeka Vokasi.

Closed house merupakan salah satu fasilitas yang dimiliki Sekolah Vokasi IPB Sukabumi, berupa kandang modern dengan sistem tertutup yang disematkan teknologi di dalamnya. Kandang modern ini bisa menampung hingga 50.000 ekor ayam.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, mengatakan fasilitas Closed House  di Sekolah Vokasi IPB Sukabumi adalah salah satu yang terbaik di Indonesia karena telah menerapkan teknologi 4.0, internet, dan teknologi tata udara.

Baca Juga: Pilkades Serentak 2021: Kodim 0624 Kabupaten Bandung Imbau Simpatisan Tertib dan Santun

Selain itu, Closed House di IPB ini dapat menjadi percontohan bagi pendidikan vokasi di kampus lainnya. Wikan pun mengapresiasi keberadaan TEFA (teaching factory) Closed House IPB ini.

''Kemendikbudristek sangat mengapresiasi sekali implementasi teaching factory dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dalam bentuk closed house,'' ujar Wikan saat menghadiri panen raya ayam kedua Teaching Factory Modern Closed House Sekolah Vokasi IPB, di Kampus IPB Sukabumi, Jawa Barat, Rabu, 9 Juni 2021.

Menurut Wikan, setelah lulus nanti mahasiswa bisa jadi pengusaha peternakan yang dekat dengan pasar. “Model ini diharapkan dapat diimplementasikan ke sekolah vokasi agar terjadi link and match dengan industri sejak mulai kurikulum awal hingga distribusi,” tuturnya.

Baca Juga: Perpusnas: Rendahnya Budaya Literasi Bisa Picu Beban Biaya Kesehatan dan Bertambahnya Pengangguran

Modern Closed House Sekolah Vokasi IPB melaksanakan panen raya ayam kedua dengan menghasilkan 42.700 ekor ayam bersama dengan Kemendikbudristek dan PT. Charoen Pokhand Indonesia.

Halaman:

Editor: Sarnapi

Sumber: Kemendikbud


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X