Lulus Tanpa Skripsi Bisa di Kampus Ini

- 12 Desember 2020, 11:51 WIB
Mahasiswa akhir UIN Bandung menghadapi ujian artikel ilmiah yang pertama di kalangan perguruan tinggi keislaman
Mahasiswa akhir UIN Bandung menghadapi ujian artikel ilmiah yang pertama di kalangan perguruan tinggi keislaman /HUMAS UIN SGD/

JURNAL SOREANG- Sidang kelulusan sarjana dengan artikel ilmiah kembali diselenggarakan oleh Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Di fakultas ini gelar sarjana bisa diraih dengan skripsi dalam bentuk lain, yakni artikel yang diterbitkan di jurnal ilmiah.

Adalah Nashar Akbar Muhammad, Mahasiswa Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) FU UIN SGD yang membuat artikel berjudul “Etika dalam Konsep Politik Machiavelli.” Mahasiswa Angkatan 2016 ini telah mengantongi Letter of Acceptance (LOA) dari jurnal ilmiah dengan index Moraref dan terakreditasi nasional.

Desain sidang dirancang dengan menghadirkan dua orang penguji dari internal yang nama-namanya dirahasiakan. Mahasiswa didampingi oleh dua orang Dosen Pembimbing, yaitu Dr. Radea Juli A. Hambali, M.Hum. dan Maman Lukmanul Hakim, M.Ag.

Baca Juga: UPDATE Real Count Pilkada Kabupaten Pangandaran: Jeje-Ujang Kalah dari Adang- Supratman di Parigi

Rencananya juga mengundang pengulas dari eksternal pendidikan tinggi. Sidang akan digelar 17 Desember 2020 dan disiarkan dalam jaringan (daring) dari Studio FU Jalan AH. Nasution 105 Bandung, Indonesia.

Sidang artikel ilmiah merupakan peristiwa kali kedua di FU. Sebelumnya pernah digelar agenda yang sama pada 26 Oktober 2020 dengan menampilkan Ahmad Shahid dari Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Ia menulis artikel berjudul “Moral Kekhalifahan Al-Qur’an Menurut Teori Eco-Theology Islam: Studi Tafsir Tematik.”

Dekan FU UIN SGD, Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., menyatakan, sidang kedua ini berkaca dari sebelumnya.
"Tentu diupayakan desain baru, termasuk mengundang pengulas dari eksternal. Jelas kalau prosedur untuk jaminan kualitas telah ditempuh. Tapi masukan dari stakeholders sangat dibutuhkan untuk membuat role models yang lebih diterima banyak pihak,” ujarnya.

Baca Juga: Delapan Manfaat Bawang Merah yang Belum Banyak Diketahui

Dekan memberikan semacam resensi untuk naskah artikel Nashar Akbar Muhammad. Menurut dia, Akbar berhasil menampilkan sosok Niccolo Machiavelli sebagai tokoh humanis dengan etika nilai-nilai relijius.

Halaman:

Editor: Sarnapi


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X