Kuasa Hukum David Datangi Polda Metro Jaya untuk Penuhi Undangan Penyidik, Ada Apa?

- 29 Maret 2023, 16:30 WIB
Kuasa hukum Cristalino David Ozora (17), Mellisa Anggraini
Kuasa hukum Cristalino David Ozora (17), Mellisa Anggraini /PMJ News

JURNAL SOREANG - Kuasa hukum Cristalino David Ozora (17), Mellisa Anggraini mendatangi Polda Metro Jaya guna memenuhi undangan penyidik.

Agenda pertemuan yakni untuk membahas hak-hak yang perlu diberikan kepada korban.

Mellisa mengungkapkan, pertemuan itu dihadiri Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) yang diwakili Deputi Perlindungan Anak dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Baca Juga: Pemerintah Soal Masyarakat Mudik Pakai Motor: Membahayakan!

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta pihak dari Rumah Sakit Mayapada juga turut hadir.

"Hari ini itu kita membahas terkait dengan hak-hak dari anak korban," ujar Mellisa dalam keterangannya, Selasa 28 Maret 2023.

"Hari ini, kita membahas lebih lanjut apa-apa saja sebenarnya yang menjadi hak dan itu melekat pada korban, terlebih ini anak ya," tambah Mellisa.

Baca Juga: Erick Thohir Menemui FIFA untuk Bahas Kelanjutan Nasib Piala Dunia U20 di Indonesia

Ia menuturkan, ada beberapa komponen dari hak-hak yang perlu dipenuhi terhadap korban.

Termasuk, lanjutnya, pemulihan korban serta pemenuhan kondisi korban seperti semula.

"Mengenai hak-hak pemulihan korban, sehingga komponen-komponennya tadi disampaikan oleh KPAI apa saja yang harus dimasukkan, dari Deputi Perlindungan Anak juga seperti itu. Pekerja Sosial juga mengingatkan apa-apa saja yang LPSK, dalam hal ini, LPSK lah yang memiliki kewenangan yang diamanahkan oleh UU," jelasnya.

Baca Juga: Rahasia bahagia di Usia Senja, Mbah Moen Wasiatkan Amalan Pembawa Rezeki Melimpah Keselamatan Dunia Akhirat

Ia menekankan, hak korban dalam hal ini bukanlah sebagai bentuk ganti rugi, namun mengenai apa-apa saja yang dibutuhkan agar korban dapat kembali ke kondisi semula.

"Untuk menghitungkan apa-apa saja, bukan ganti rugi ya, tetapi apa-apa saja yang dibutuhkan untuk mengembalikan kondisi anak korban seperti keadaan semula," bebernya.

Hak korban, sambungnya, bersifat mutlak sesuai dengan yang tertuang dalam UU LPSK.

Baca Juga: Amalan Mbah Moen Mengenai Manfaat Membaca Surat Qulhuwawloh, Ternyata Waktu ini yang Dimaksud

"Dan itu sifatnya mutlak, dan itu sudah diatur di UU LPSK," tegasnya.

Mellisa menilai, pelaku tidak hanya menghadapi ancaman pidana, tapi juga mempunyai kewajiban untuk mengembalikan kondisi korban seperti semula.

"Di KUHP juga disampaikan bahwa si pelaku tidak saja akan diberikan ancaman hukuman secara pidana, tetapi juga harus berkewajiban untuk mengembalikan kondisi anak," tutup Mellisa.

Baca Juga: Lebih Baik Air Mineral atau Minuman Manis saat Berbuka Puasa? Ini Jawaban dr Saddam Ismail

"Ikuti Selengkapnya Artikel Kami di Google News"***

Editor: Yusup Supriatna

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x