Dulu Khofifah Kini Risma, 3 Fakta Menarik Jabatan Menteri Sosial, Wali Kota dan Gubernur

- 26 Desember 2020, 14:32 WIB
Tri Rismaharini-Khofifah Indar Parawansa
Tri Rismaharini-Khofifah Indar Parawansa /

JURNAL SOREANG - Dilantiknya Tri Rismaharini menjadi Menteri Sosial (Mensos) menggantikan Juliari P. Batubara sempat menuai polemik.

Soalnya masih ada pengamat dan pihak yang menganggap Risma melanggar aturan rangkap jabatan, karena belum mengirimkan surat pengunduran diri resmi sebagai Wali Kota Surabaya kepada Kemendagri melalui Gubernur Jawa Timur.

Hal itu juga dipicu oleh pernyataan Risma sendiri dalam pidato serah terima jabatan Mensos secara virtual di Gedung Mensos, Rabu 23 Desember 2020 lalu.

Baca Juga: Bejat, Selama 3 Tahun Guru Honorer Ini Cabuli Muridnya

Namun pernyataan kontroversial dan opini pengamat itu sebenarnya langsung terbantahkan karena Kemendagri tegas menyatakan bahwa Risma langsung diberhentikan sebagai Wali Kota Surabaya, saat ia dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Mensos.

Hal itu pun dipertegas oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang langsung menunjuk Whisnu Sakti Buana sebagai Plt Wali Kota Surabaya, menggantikan Risma, 24 Desember 2020.

Sebelumnya, Whisnu sendiri merupakan Wakil Wali Kota Surabaya, pendamping Risma.

Baca Juga: Waspada Anak Lima Tahun Masih Ngompol di.Malam Hari. Bisa Terkena Enuresis

Terlepas dari polemik tersebut, yang menarik adalah perjalanan karir Risma yang meroket dari sebatas Wali Kota, langsung menjadi menteri yang notabene pejabat tinggi negara.

Selain itu ada sejumlah fakta menarik lain yang patut disimak sebagai berikut:

1. Risma Penerus Khofifah

Baca Juga: Anggota DPR Ini Serahkan Tiga Mobil Pelayanan Warga. Diharapkan Ikut Bantu Kenaikan IPM

Selain lonjakan yang tajam, jabatan menteri yang diisi oleh Risma adalah jabatan yang juga pernah dipegang oleh Khofifah sebelum menjadi Gubernur Jatim.

Seperti diketahui, Khofifah menjabat Mensos ke-27 sejak 27 Oktober 2014 hingga 17 Januari 2018.

Jika sebelumnya, Risma merupakan bawahan Khofifah, kini jabatannya justru berada di atas Khofifah.

Baca Juga: Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian Jawa Barat Mulai Catat PAD dan Kuliahkan 24 Pegawai

2. Bupati/Wali Kota Pertama

Jika berbicara seorang gubernur menjadi menteri, memang sudah tidak asing lagi.

Sebut saja manan gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo yang kemudian menjadi Menteri Pertanian.

Baca Juga: Akan Terjadi PHK Massal sampai 300.000 Orang.Bila Pemerintah Tak Perhatikan Induatri Ini

Di Jawa Barat, Raden Mohammad Yogie Suardi Memet atau yang lebih dikenal sebagai Yogie S. Memet, juga merupakan sosok gubernur yang kemudian menjadi Menteri Dalam Negeri.

Namun jika bicara wali kota atau bupati, Risma adalah yang pertama.

Sebelumnya Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu sempat digadang-gadang sebagai salah seorang calon menteri yang akan dipilih oleh Jokowi, tetapi batal.

Baca Juga: Suara Merdu, Membuat Bupai Bandung Terpilih Kang DS Rela Berikan Peci yang Dipakai kepada Muazin Ini

3. Kalah Dari Gus Yaqut

Sebagai wali kota pertama yang bisa langsung mencapai posisi jabatan menteri, prestasi Risma memang patut diacungi jempol.

Namun ternyata prestasi 'lebih hebat' justru dicatat oleh Yaqut Cholil Qoumas.

Pria yang akrab disapai Gus Yaqut itu langsung menjadi menteri, padahal pernah gagal saat mencalonkan diri sebagai Bupati Rembang pada 2010.***

Editor: Handri

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah