Gegara Taruhan Main Playstation, Warga Ghana Meregang Nyawa Ditusuk Temannya di Jakarta

- 30 Oktober 2020, 20:28 WIB
Ilustrasi pembunuhan dengan pisau.
Ilustrasi pembunuhan dengan pisau. /Pixabay/PublicDomainPictures

JURNAL SOREANG - Gegara taruhan saat bermain playstation, Warga Ghana, Obinna Michael Anijah (24) harus meregang nyawa di tangah temannya sendiri, JD alias SK (22). Hal itu tak lepas dari pengaruh minuman beralkohol yang dikonsumsi oleh keduanya saat bermain di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Audie S. Latuheru mengatakan, Obina ditemukan tewas di apartemennya di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Saat ditemukan, tubuh Obina dipenuhi dengan luka tusukan dan bersimbah darah.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi kemudian menemukan bukti-bukti di tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk sebilah pisau yang diduga sebagai alat kejahatan.

Baca Juga: GP Ansor Sepakat Ikuti Jumhur Kiayi pada Pemilukada Kabupaten Bandung 2020

Menurut Audie, kejadian berawal saat korban bersama pelaku bermain playstation sambil menenggak miras. Selain itu, mereka juga sepakat untuk bertaruh Rp1 juta untuk siapapun yang menang dalam permainan itu.

"Di saat pelaku yang diketahui berinisial JD alias SK, yang berusia 22 tahun dan kobran main PS. Korban menang, kemudian minta bayaran dari taruhan kepada pelaku. Tetapi pelaku mengatakan taruhan tersebut hanya bercanda. Akhirnya korban dan pelaku terlibat keributan," kata Audie seperti dikuti RRI, Jumat 30 Oktober 2020.

Keributan, kata Audie, makin panas setelah korban merampas ponsel milik pelaku. Pelaku pun marah, kemudian mengambil pisau dari dapur dan menusuk korban sampai meninggal dunia," ujarnya.

Baca Juga: Jika Ada Reshuffle, 3 Menteri Ini Harus Dipertahankan. Ini Alasan dari Relawan Jokowi

Meskipun demikian, kata Audie, pihaknya hanya membutuhkan 2x24 jam untuk bisa meringkus pelaku. Kini ia pun akan dijerat pasal berlapis, yaitu Pasal 338 KUHPidana dan pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.***

Editor: Handri

Sumber: RRI


Tags


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x