Begini Elektabilitas Terbaru Pasangan Capres dan Cawapres, Apa Kata Ketua Majelis Pertimbangan PPP?

- 30 September 2023, 08:14 WIB
Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy pada Jumat 29 September di Jakarta.
Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy pada Jumat 29 September di Jakarta. /Antara/

JURNAL SOREANG - Partai Koalisi pengusung bakal calon Presiden 2024 Ganjar Pranowo diminta gencar untuk kampanyekan tandem bersama Ganjar Pranowo (GP) dengan para calon anggota legislatif (caleg) dari seluruh partai koalisi.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy pada Jumat 29 September di Jakarta.

"Seluruh caleg koalisi sudah dinstruksikan untuk kampanyekan tandem dengan Ganjar dalam sosialisasinya. Intensifikasikan kampanye antara caleg dan capres yang kami lakukan," kata pria yang akrab disapa 'Mas Rommy' ini.

 

Hal ini dicetuskan menyusul adanya informasi hasil survei LSI Deni JA yang menyebut bahwa elektabilitas Prabowo Subianto Masih berada di atas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, baik secara simulasi individual mau pun pasangan.

Dikutip dari Antara, secara personal, elektabilitas Prabowo sebesar 46,1 persen, namun bila berpasangan dengan Erick Thohir hanya 43,4 persen.

Disusul urutan kedua untuk Anies Baswedan berada diangka 29,3 persen, namun kemudian turun menjadi 25,5 persen apabila berpasangan dengan Muahaimin Iskandar.

Sementara itu dari kubu Ganjar Pranowo, hasil survei elektabilitasnya dalam simulasi yang sama berada di level 18,4 persen.

Baca Juga: Sandiaga Uno Akan Berkoordinasi Dengan Plt ketum PPP Terkait Dirinya Akan Bergabung Dengan Partai

Namun dalam simulasi itu jika berpasangan dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil rating Ganjar naik menjadi 24,8 persen, dan bila dipasangkan dengan Sandiaga Uno adalah 20 persen.

Meski demikian, terkait hasil-hasil survei itu Rommy mengatakan tidak teralu perduli, yang menyatakan bahwa elektabilitas Ganjar berada jauh dibawah para bacapres yang lain di wilayah Jawa Barat.

Sebab menurutnya, pertarungan Pilpres baru dimulai, dikarenakan juga Ganjar "bebas tugas" pada 5 September yang lalu, sehingga baru "bisa bebas bergerak"

"Ganjar selama ini terbatasi dengan geografis Jateng, namun survei-survei mutakhir menunjukan kalau elektabilitas Ganjar mulai 'rebound' setelah yang bersangkutan keliling Indonesia," ujar Rommy.

 

Rommy mengingatkan jika dibandingkan dengan kandidat yang lain kelebihan Ganjar adalah stamina. Karena itu Parpol pendukung Ganjar akan terus mendorong Ganjar keliling untuk menyapa masyarakat diseluruh wilayah nunsantara.

"Kami 'push' agar GP menyapa langsung lebih banyak titik. Karena sudah 'bebas' keliling indonesia bukan hanya diakhir pekan," kata Rommy.

Ketua DPP-PPP Ahchmad Baidowi juga mengatakan hal yang sama, bahwa pertarungan Pilpres bukan hanya ada di Jawa Barat, tetapi secara nasional, semua daerah dapat menjadi kunci bagi kemenangan Ganjar.

"Maka yang dilakukan kami adalah bagaimana memaksimalkan suara Pak Ganjar disemua Provinsi untuk menutup kekurangan di Jawa Barat, ucap Achmad.

Baca Juga: 55 Bacaleg Didaftarkan ke KPU, DPC PPP Sebut 37 Persen Perwakilan dari Perempuan

Baidowi menyatakan jika koalisi tidak ingin Ganjar menang telak di Jawa Barat tetapi kalah di tempat lain di 37 Provinsi. oleh sebab itu, startegi pemenangan Ganjar bukan hanya perspektif Provinsi saja tetapi adalah perspektif Indonesia.

"kalau hanya menang di Jabar lalu di 37 provisi lain kalah'kan tidak bisa lantik (Sebagai Presiden), sebaliknya, menang di 37 Provinsi tetapi kalah di Jabar akan kita lantik," Demikian ujar Baidowi.***

Editor: Sarnapi

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x