Sadis! Selain Sandera Pilot Susi Air, Pimpinan KKB Juga Bunuh Anak Kepala Kampung Berusia 8 Tahun

- 6 Maret 2023, 16:22 WIB
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz 2023, Kombes Pol Faizal Ramadani
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz 2023, Kombes Pol Faizal Ramadani /PMJ News

JURNAL SOREANG - Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Egianus Kagoya yang menyandera pilot Susi Air, diketahui membunuh anak Kepala Kampung Pimbinom, Distrik Kuyugawe, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz 2023, Kombes Pol Faizal Ramadani mengungkapkan, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi sepekan yang lalu.

Saat itu, lanjutnya, Satgas Damai Cartenz 2023 melakukan penjejakan terhadap kelompok tersebut.

Baca Juga: Nasib Bejo Dahsyat! 8 Weton Bakal Sugih Dadakan, Duit Turah-Turah, Rezeki Melimpah Ruah, Sultan Kalah Saing!

Faizal membeberkan, motif pembunuhan karena Kepala Kampung Pimbinom yang berinisial ST menolak memberikan bantuan bahan makanan untuk kelompok Egianus Kagoya.

"Kepala kampung berinisial ST tidak bersedia membantu kelompok Egianus Kagoya datang ke kampungnya untuk meminta bahan makanan," ujar Faizal dalam keterangannya, Minggu 5 Maret 2023.

"Akhirnya, anak yang berusia 6-8 tahun dengan inisial MT dibunuh oleh Egianus Kagoya sendiri," tambahnya.

Baca Juga: Permukiman di Area Depo Pertamina Plumpang Masuk Zona Bahaya, Jokowi Tawarkan Dua Pilihan, Apa Saja?

Faizal mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan saksi mata yang melihat kekejaman Egianus Kagoya tersebut.

"Ada saksi yang kita ambil keterangannya. Walaupun ada beberapa kendala yakni bahasa, kita coba jembatani bahwa yang melakukan kelompok Egianus Kagoya dan yang menembak adalah EG," jelasnya.

Selain itu, Faizal yang juga merupakan Direktur Kriminal Umum Polda Papua ini menyebut bahwa saksi juga melihat kelompok EG membawa tiga senapan laras panjang.

Baca Juga: Hoax Buka Pintu Taksi di Jepang? Influencer TikTok ini jadi Bulan-bulanan Netizen, Cuma Buka Bayar Rp1 Juta

Pihaknya, tegas Faizal, bertekad untuk menangkap EG dan juga membebaskan pilot Susi Air.

"Kami terus bertekad untuk berusaha untuk mendapatkan dan menemukan dan menyelamatkan pilot Philips Mark," tandas Kombes Pol Faizal Ramadani.

Baca Juga: Tegas! NasDem Dorong Agar Putusan PN Jakpus Tunda Pemilu Dieksaminasi

"Ikuti Selengkapnya Artikel Kami di Google News"***

Editor: Yusup Supriatna

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah