Revitalisasi Layanan Soca: Solusi Kesejahteraan Sosial Terkini di Kota Bandung

- 27 September 2023, 13:05 WIB
Revitalisasi Layanan Soca: Solusi Kesejahteraan Sosial Terkini di Kota Bandung
Revitalisasi Layanan Soca: Solusi Kesejahteraan Sosial Terkini di Kota Bandung /

JURNAL SOREANG - Kota Bandung akan segera menjadi tuan rumah untuk inovatifnya layanan kesejahteraan sosial satu pintu yang dikenal sebagai Soca (Social Command Center). 

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Soni Bakhtiar, mengumumkan berita ini pada Selasa, 26 September 2023, yang menjanjikan perubahan signifikan dalam pelayanan sosial kepada masyarakat.

Soni menyoroti kenyataan bahwa masyarakat sering kali harus mengakses layanan sosial secara terfragmentasi. 

Baca Juga: Warga Kota Jambi Mesti Tahu, Ini DCS DPRD Dapil Jambi 1, Ketahui Nama Caleg Sebelum Pemilu 2024

Namun, dengan hadirnya layanan kesejahteraan sosial satu pintu ini, Kota Bandung berharap dapat mencapai target dalam RPJMD terkait pengentasan kemiskinan. 

Terlebih lagi, terdapat potensi besar dalam kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandung dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).

"Dalam hal anggaran, intervensi, dan program, terdapat kesenjangan yang cukup besar. Bantuan dari APBN dan APBD tidak mencukupi, itulah sebabnya kami bekerja keras untuk menjalin kolaborasi dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS)," kata Soni.

Dengan sekitar 300 LKS di Bandung yang memiliki anggaran rata-rata sebesar Rp5 miliar, potensi yang ada cukup mengesankan. "Mereka mengumpulkan dana dan barang dari masyarakat. Jika dihitung, potensi ini bisa mencapai Rp1,5 triliun," ungkapnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Regulasi Transformasi Digital Untuk Mendorong Potensi Ekonomi Baru

Oleh karena itu, langkah-langkah akan diambil untuk berkolaborasi dengan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) agar dana yang dikelola oleh LKS dapat dialokasikan dengan tepat kepada penerima manfaat yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Tentu saja, data berdasarkan nama dan alamat akan kami perbarui. Dengan demikian, intervensi yang kami berikan akan lebih tepat sasaran," tambahnya.

Soni juga mengakui bahwa masih terdapat beberapa masalah dalam data, seperti kesalahan inklusi dan eksklusi. Hal ini berarti ada orang yang seharusnya mendapatkan bantuan, tetapi tidak mendapatkannya.

Terlebih lagi, Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) mengalami peningkatan, dengan 26 jenis permasalahan sosial yang harus dihadapi. Kemiskinan hanya salah satunya. 

Baca Juga: Kominfo Ambil Langkah Afirmatif untuk Mewujudkan Visi Indonesia Digital 2045

Pada tahun 2022, terdapat 330.341 kepala keluarga (KK) yang masuk dalam kategori PPKS, sedangkan pada tahun 2023, jumlahnya mencapai 330.573 KK. Namun, hanya sekitar 96.000 KK yang telah menerima perlindungan dan jaminan sosial.

Menanggapi situasi ini, Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menekankan pentingnya keseragaman dalam data DTKS antara kota, provinsi, dan pemerintah pusat. Sebagai penyedia layanan di tingkat kota, data haruslah akurat dan terkini.

"Ketepatan data adalah tanggung jawab kita sebagai pemerintah kota. Saya memiliki gagasan yang perlu kita diskusikan. Bagaimanapun juga, data yang digunakan dalam pengambilan keputusan harus seragam, sehingga tidak ada kebingungan di masyarakat," ujar Bambang.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap inovasi Soca yang akan segera diluncurkan oleh Dinas Sosial. 

Baca Juga: Ada Berapa Kursi? Ini DCS DPRD Dapil Riau 8, 104 Nama Caleg Terdaftar di Data KPU untuk Pemilu 2024

Menurutnya, layanan kesejahteraan sosial satu pintu ini akan sangat memudahkan pemerintah dalam memberikan pelayanan yang efektif kepada masyarakat.

"Jika masyarakat dapat mengaksesnya secara masif dan luas, ini akan menguntungkan posisi kita dalam melayani kebutuhan masyarakat," katanya.

"Kita harus menjaga konsistensi data ini. Diperlukan pengelolaan khusus. Ini merupakan terobosan baru yang perlu kita evaluasi secara berkelanjutan. Ini akan menjadi hal yang sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Dengan adanya Soca, Kota Bandung berharap untuk mencapai tingkat kesejahteraan masyarakat yang lebih tinggi dan menjadikan pelayanan sosial yang lebih efisien dan inklusif.***

Editor: Yoga Mulyana

Sumber: Humas Kota Bandung


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah