Mendikbudristek Bicara Teknologi Pendidikan di Markas Besar PBB: Teknologi Adalah Keniscayaan

- 23 September 2022, 05:55 WIB
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim didapuk berbicara mengenai teknologi dalam pendidikan pada rangkaian _Transforming Education Summit_ yang dihelat di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kota New York, Amerika Serikat (AS), pada Sabtu 17 September 2022.
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim didapuk berbicara mengenai teknologi dalam pendidikan pada rangkaian _Transforming Education Summit_ yang dihelat di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kota New York, Amerika Serikat (AS), pada Sabtu 17 September 2022. /Kemendikbudristek/

JURNAL SOREANG- Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim didapuk berbicara mengenai teknologi dalam pendidikan pada rangkaian _Transforming Education Summit_ yang dihelat di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kota New York, Amerika Serikat (AS), pada Sabtu 17 September 2022.

“Menggunakan teknologi dalam pendidikan bukanlah suatu pilihan bagi Indonesia karena beragamnya sekolah, demografi, pemangku kepentingan, dan lain sebagainya. Teknologi dalam pendidikan sudah menjadi keniscayaan,” terang Mendikbudristek dalam paparannya di hadapan pemimpin-pemimpin bidang pendidikan dari berbagai negara di dunia.

Diketahui, pada bulan April 2020, 96 persen sekolah di Indonesia tutup karena pandemi. Hal tersebut mengakibatkan krisis pembelajaran dan disparitas akses terhadap teknologi yang kian nyata.

Baca Juga: Mendikbudristek Pimpin Pertemuan Menteri Pendidikan G20, Ini yang Ditekankan Nadiem Anwar Makarim

“Pemerintah Indonesia melalui Kemendikbudristek secara cepat mengubah pendekatan akan teknologi. Sering kali teknologi dipikirkan hanya setelah suatu program diluncurkan dan mengesampingkan kemudahan bagi pemangku kepentingan untuk menggunakannya," katanya.

Sekarang sebaliknya, teknologi dikembangkan secara serius bersamaan dengan direncanakannya suatu kebijakan, serta mengedepankan kebermanfaatan dan kemudahan akses bagi para penggunanya.

Penjelasan Mendikbudristek tersebut dibuktikan dengan berbagai platform teknologi yang kini digunakan jutaan guru, sivitas akademika, mitra-mitra pendidikan, dan UMKM.

Baca Juga: Mendikbudristek Jawab Soal RUU Sisdiknas, Nadiem: RUU Paling Berdampak Positif pada Kesejahteraan Guru

Sebut saja platform Merdeka Mengajar, Rapor Pendidikan, Kampus Merdeka, Kedaireka, belajar.id, Arkas, TanyaBOS, dan SIPLah.

Halaman:

Editor: Sarnapi

Sumber: Kemendikbud Ristek


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x