DPR Minta SKB Seragam Sekolah Dicabut, Bikin Gaduh Nasional dan Terlalu Lebay

- 8 Februari 2021, 11:18 WIB
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mengkritik SKB tiga menteri soal seragam sekolah yang dinilai berlebihan
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mengkritik SKB tiga menteri soal seragam sekolah yang dinilai berlebihan /FPKS/PKS

JURNAL SOREANG- Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih mendesak pencabutan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri yang mengatur soal seragam sekolah karena telah memicu kegaduhan nasional.

Sikap reaktif yang tidak perlu dan terkesan lebay, karena ini sebenarnya hanya masalah lokal.

"Ini kan bermula masalah di Sumatera Barat yang mudah diselesaikan oleh pemda sendiri. Mengapa sampai harus dibuatkan SKB,” kata Abdul Fikri, Senin, 8 Februari 2021.

Baca Juga: Seragam Sekolah yang Tak Sesuai Aturan SKB Tiga Menteri Harus Dicabut, Membandel Kena Sanksi

Fikri khawatir, SKB 3 menteri tersebut malah akan memicu konflik antara pusat dan daerah. “SKB berpotensi merusak pembagian kewenangan antara pusat dan daerah yang sudah diatur dalam UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah,” kata politisi FPKS ini.

Menurut Fikri, sektor pendidikan adalah salah satu kewenangan pemerintah yang konkuren, yakni urusan pemerintah yang dibagi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.

“Perguruan tinggi menjadi kewenangan pemerintah pusat, SMA.dan SMK dan pendidikan khusus kewenangan pemerintah provinsi, sedangkan tingkat SMP hingga ke bawah merupakan kewenangan pemerintah kabupaten/kota,” urainya.

Baca Juga: Dibuka 12 Oktober 2020, Ini Syarat dan Cara Daftar Jadi Pamong Belajar SKB Kemendikbud

Sebelumnya, SKB yang terbit dengan Nomor 02/KB/2021, Nomor 025-199 Tahun 2021, dan Nomor 219 Tahun 2021 itu mengatur tentang Penggunaan Pakaian Seragam dan Atribut Bagi Peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan di Lingkungan Sekolah yang Diselenggarakan Pemerintah Daerah Pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

Halaman:

Editor: Sarnapi


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X