Dokter Spesialis: Mendengar atau Melantunkan Al Quran Bisa Percepat Pemulihan Covid

- 23 September 2021, 21:18 WIB
Ilustrasi mendengarkan lantunan ayat Al Quran bisa percepat pemulihan Covid.
Ilustrasi mendengarkan lantunan ayat Al Quran bisa percepat pemulihan Covid. /Pixabay/Firmbee/

JURNAL SOREANG - Mendengarkan musik atau lantunan Al Quran ternyata bermanfaat bagi otak.

Dimana mendengarkan musik bisa meningkatkan aktivitas kognitif pada otak hingga otak tetap sehat.

"Pendekatan musik untuk kesehatan otak signifikan. Suara yang membuat rileks yakni berasal dari alam seperti kicau burung, angin, gemercik air, dan suara manusia yang indah," kata Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi di Universitas Airlangga, Dr. dr. Rita Vivera Pane., Sp.KFR(K) dalam sebuah webinar yang digelar Indonesia Neuroscience Institute, Kamis 23 September 2021.

Baca Juga: Pakai Teflon, 100 Persen Sukses! Resep PIZZA MENTAI Ala Cafe di Jepang Berbahan Lokal

Dijelaskan Rita, mendengar musik atau lantunan ayat-ayat dalam Al Quran bisa membuat seseorang termasuk penyintas COVID-19 merasa tenang, bahkan lebih mudah pulih.

Sebuah penelitian yang dia lakukan dengan 20 orang partisipan menunjukkan, seperti dilansirkan Antara, penyintas yang mendengar dan melantunkan ayat Al Quran sebanyak satu juz per hari, di samping melakukan latihan pernapasan, lebih cepat pulih ketimbang hanya latihan pernapasan.

"Lagu atau bacaan Al Quran apabila dia menjadi happy, tenang, itulah yang lebih bermanfaat pada kesehatan otak kita, berpengaruh pada neurotransmitter di otak. Suara yang membuat kita jadi tenang, itulah yang membuat otak lebih sehat," tuturnya.

Tidak itu saja, sejumlah studi juga menunjukkan mendengarkan musik dapat mengurangi kecemasan, tekanan darah dan rasa sakit, meningkatkan kualitas tidur, suasana hati, kewaspadaan mental, dan memori.

Baca Juga: ASEAN Tak Kompak Soal AUKUS, Komisi I DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Ambil Sikap

Halaman:

Editor: Sam

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X