Pilkades Kab Bandung, Kang DS: Ada Sanksi bagi Camat yang Vaksinasi Belum 60 Persen pada 17 Oktober 2021

- 13 Oktober 2021, 15:44 WIB
Camat di Daerah Pilkades Kab Bandung Terancam Sanksi Jika Vaksinasi Belum 60 Persen pada 17 Oktober 2021
Camat di Daerah Pilkades Kab Bandung Terancam Sanksi Jika Vaksinasi Belum 60 Persen pada 17 Oktober 2021 /


JURNAL SOREANG - Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang DS, mendorong aparat kewilayahan untuk menggenjot vaksinasi di daerah yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada 20 Oktober 2021 mendatang.

Kang DS berharap di daerah yang menggelar Pilkades, cakupan vaksinasi Covid-19 sudah mencapai sedikitnya 60 persen dan untuk mencapai target itu, sejumlah reward dan punishment pun telah disiapkan.

“Jika sampai tanggal 17 Oktober belum mencapai 60 persen, ada punishment untuk para camat. Sebaliknya, jika camat bisa melaksanakan dengan baik, kita kasih reward,” kata Kang DS di sela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Deteksi Dini dan Pengamanan Pilkades Serentak 2021 di Soreang, Rabu 13 Oktober 2021.

Baca Juga: Ingin Nonton World Superbike di Mandalika Lombok November 2021 Nanti? Ini Syarat yang Perlu Kamu Tahu

Meskipun demikian, Kang DS melansir bahwa hingga saat ini capaian vaksinasi di desa yang melaksanakan pilkades hampir mendekati target.

Kang DS menambahkan, tahun ini ada 49 desa di 24 kecamatan yang melaksanakan pilkades dan mayoritas desa tersebut cakupan vaksinasinya sudah mendekati angka 60 persen.

Meskipun demikian, Kang DS tetap menginstruksikan seluruh stakeholder untuk bersinergi, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi itu dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga: 10 Tahun Lebih Kerja di Restoran Brunei, WNI Ini Ceritakan Pengalamannya: Yang Penting Niat

“Dinas kesehatan harus bekerjasama dengan para camat. Para camat harus bekerjasama dengan kapolsek dan Danramil. Sehingga pelaksanaan pilkades di Kabupaten Bandung bisa berjalan sukses tanpa ekses,” kata Kang DS.

Guna mencapai target vaksinasi tersebut, sejumlah reward dan punishment pun telah disiapkan.

Halaman:

Editor: Handri


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X